Mesin Soft Es Krim

Perbedaan Mesin Soft Es Krim dan Hard Es Krim

Mesin Soft Es Krim

Mesin soft es krim cukup populer dalam proses pembuatan es krim. Begitu pula dengan mesin hard es krim. Keduanya sama-sama bisa diandalkan dalam membuat es krim.

Akan tetapi, keduanya bukanlah satu perangkat yang sama. Keduanya memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Sebelum membuat es krim, ada baiknya untuk mengetahui apa saja perbedaan keduanya.

Perbedaan Mesin Soft Es Krim dan Hard

Ada banyak hal yang bisa jadi pembeda antara mesin soft dan hard ice cream. Berikut beberapa diantaranya.

Proses Pembekuan

Salah satu hal yang membedakan keduanya yaitu dari proses pembekuannya. Rupanya mesin soft ice cream menawarkan proses pembekuan yang relatif lebih cepat. Berbeda dengan mesin hard es krim yang butuh waktu lebih lama untuk membekukannya.

Hasil Es Krim

Selain dari proses pembekuan, rupanya hasil es krim turut mempengaruhi perbedaan keduanya. Pada mesin soft es krim, hasilnya memperlihatkan es krim yang lebih cair dan lembut. 

Teksturnya mirip krim yang halus dan ringan. Sedangkan untuk mesin hard es krim memperlihatkan hasil es krim yang teksturnya solid dan padat. Es krim ini biasanya juga memiliki lebih banyak lemak di dalamnya.

Peruntukan

Tak banyak yang menyadari bahwa peruntukan kegunaan mesinnya juga berbeda. Pada mesin soft ice cream biasanya cocok untuk membuat sundae, cone ataupun topping minuman. Lain halnya dengan mesin hard es krim cocoknya untuk membuat es krim gelato, scoop dan produk premium.

Oleh karena itu, banyak pebisnis minuman kekinian yang memanfaatkan mesin soft ice cream. Hal ini tak terkecuali cafe hingga gerai camilan sekalipun. Sementara untuk mesin hard es krim, biasa digunakan oleh restoran, bakery maupun brand es krim yang skalanya besar.

Proses Pembuatan

Proses pembuatan kedua mesin ini juga berbeda. Saat membuat soft ice cream, mesinnya biasanya mengaduk campuran bahan secara terus-menerus saat menggumpalkannya. Kemudian untuk pembuatan hard ice cream, biasanya mesinnya mampu menampung produksi dengan jumlah besar. Sebelum dijual, hard es krim juga disimpan terlebih dulu di lemari es hingga mengeras.

Suhu Penyajian

Tak banyak yang menyadari bahwa ternyata suhu penyajian turut mempengaruhi kedua alat ini. Untuk mesin soft ice cream, biasanya menggunakan suhu penyajian yang lebih tinggi sehingga hasilnya lebih lunak. Lalu untuk mesin hard es krim, menggunakan suhu penyajian yang lebih rendah sehingga hasilnya lebih keras. Khusus untuk mesin hard es krim juga kerap membutuhkan freezer agar hasilnya lebih keras.

Setelah simak uraian di atas, kita bisa ketahui bahwa mesin soft es krim memang sangat berbeda dengan mesin hard ice cream. Apabila tahu perbedaannya, tentu bisa lebih mudah dalam memilih alat pembuatan es krim sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *